Warisan Toeroen Temoeroen
Jang Memaniskan Djiwa
Kue boewatan tangan dengan rasa jang tetap tinggal di hati.
Toko Kue Yahya, klasik, otentik, dengan penuh rasa tjinta sedjak 1960.
Bermoela dari dapoer sederhana di Karawang pada tahoen 1960, Bu Yahya meneroeskan resep keluarga penoeh tjinta hingga dikenal banyak orang di Bandung. Hingga kini, kehangatan dan rasa otentik itoe tetap hidoep dalam setiap koe jang disajikan.
Tangan di
Balik Dapoer
Tangan di Balik Dapoer
Warisan Rasa
Lemari Kue Kering
Senantiasa Ada di Hati
Nikmatnya Berlapis-lapis
Hari Berbahagia
Risol Oma Yahya
Hampers Tahun ke Tahun












Tjerita Manis
Sedikit kata manis dari mereka jang telah menjadi bagian dari perdjalanan Toko Kue Yahya.
Eatandreats
Pas datang ke Toko Kue Yahya, beberapa menu incaran memang sudah habis karena kesorean. Tapi aku masih sempat coba beberapa yang enak banget. Lidah Kucingnya renyah dan light, sementara Nastarnya punya filling nanas yang pas dengan aroma wisman yang terasa premium. Favoritku Blueberry Cookiesnya, karena jamnya stretchy, cookiesnya renyah, dan bikin nagih.
Sibungbung
Nastarnya benar-benar terasa premium, fillingnya melimpah dengan aroma wisman yang kuat dan tekstur lembut. Kastengelnya juga klasik banget, full keju dan terasa homemade karena resepnya sudah diwariskan puluhan tahun. Blackforestnya lembut, harum, tidak terlalu manis, dan punya rasa autentik yang bikin ingin makan lagi.
Michele Alex
Tekstur kue-kue di sini benar-benar memorable. Nastarnya crumbly, Lidah Kucingnya renyah dan ringan, semuanya terasa homemade dengan bahan premium tanpa pengawet. Yang paling menarik, resepnya tetap dipertahankan sejak tahun 1960, jadi bukan cuma visualnya aja yang cantik, tapi rasa klasiknya juga masih tetap terasa sampai sekarang.
Willgozz
Aku suka banget kue-kue yang jadul dan klasik seperti ini. Blackforest di Toko Kue Yahya teksturnya lembut dengan rasa manis yang pas. Tidak terlalu airy tapi juga tidak terlalu padat, jadi balance banget. Nastarnya juga terasa beda karena aroma wisman dan teksturnya yang premium dibanding nastar biasa.
FoodDirectory
Menemukan Toko Kue Yahya rasanya seperti menemukan hidden gem. Kehangatan toko ini terasa banget karena banyak ibu-ibu yang masih ikut membuat kue di dapurnya. Vibesnya seperti datang ke rumah nenek sendiri, hangat, akrab, dan penuh nostalgia. Semua kuenya homemade dengan bahan premium, jadi rasa autentiknya benar-benar terasa di setiap gigitan.
Michimomo
Kue kering Toko Kue Yahya benar-benar klasik, terutama nastar dan lidah kucingnya. Nastarnya garing di luar dengan pineapple jam yang dimasak berjam-jam, ditambah isiannya yang berlimpah dan terasa homemade. Lidah kucingnya juga nggak kalah enak, teksturnya garing, dan wanginya bikin susah berhenti makan.
Lokasi dan Kontak
Senin – Minggu
08.00 – 18.00
©2026

